Showing posts with label Other. Show all posts
Showing posts with label Other. Show all posts

Friday, January 18, 2013

Dilema Pengadilan

*SEORANG NENEK MENCURI SINGKONG KARNA KELAPARAN, HAKIM MENANGIS SAAT MENJATUHKAN VONIS'' !! *
ini hanya kisah masa lalu,
diruang sidang pengadilan, hakim Marzuki duduk tercenung menyimak tuntutan jaksa PU thdp seorg nenek yg dituduh mencuri singkong, nenek itu berdalih bahwa hidupnya miskin, anak lelakinya sakit, cucunya lapar,.... namun manajer PT A** K** ( B** grup ) tetap pada tunt...utannya, agar menjd contoh bg warga lainnya. Hakim Marzuki menghela nafas., dia memutus diluar tuntutan jaksa PU, 'maafkan saya', ktnya sambil memandang nenek itu,. 'saya tak dpt membuat pengecualian hukum, hukum tetap hukum, jd anda hrs dihukum. saya mendenda anda 1jt rupiah dan jika anda tdk mampu bayar maka anda hrs msk penjara 2,5 tahun, spt tuntutan jaksa PU'. Nenek itu tertunduk lesu, hatinya remuk redam, smtr hakim Marzuki mencopot topi toganya, membuka dompetnya kemudian mengambil & memasukkan uang 1jt rupiah ke topi toganya serta berkata kpd hadirin. " Saya atas nama pengadilan, jg menjatuhkan denda kpd tiap org yg hadir diruang sidang ini sebesar 50rb rupiah, sebab menetap dikota ini, yg membiarkan seseorg kelaparan sampai hrs mencuri utk memberi mkn cucunya, sdr panitera, tolong kumpulkan dendanya dalam topi toga saya ini lalu berikan semua hasilnya kpd terdakwa ." Sampai palu diketuk dan hakim marzuki meninggaikan ruang sidang, nenek itupun pergi dgn mengantongi uang 3,5jt rupiah, termsk uang 50rb yg dibayarkan oleh manajer PT A** K** yg tersipu malu krn telah menuntutnya. Sungguh sayang kisahnya luput dari pers. Kisah ini sungguh menarik sekiranya ada teman yg bisa mendapatkan dokumentasi kisah ini bisa di share di media tuk jadi contoh kepada aparat penegak hukum lain utk bekerja menggunakan hati nurani dan mencontoh hakim Marzuki yg berhati mulia.
aku percaya di hitam buramnya kehidupan, masih ada cahaya putih yang menjadi harapan

sumber : G+

Thursday, November 15, 2012

Hal-Hal Ngeselin di Film Horror

Kamu suka nonton film horror?? Kalau kamu suka nontonnya kamu pasti sering menemukan hal-hal dibawah ini berulang kali. Adegan-adegan ini memang seharusnya bikin deg-degan, tapi malah jadi gregetan. Apalagi pas tokohnya dikejar-kejar pembunuh atau mahluk ajaib lainnya. Rasanya antara skripnya suka terlalu polos atau aktrisnya suka cari perhatian penonton aja. Apa aja contohnya?

1. Dikejar pembunuh, malah lari menjauh dari keramaian.
Kalau tokohnya dikejar-kejar pembunuh kebanyakan mereka lari masuk ke rumah atau ke tempat yang cenderung sepi. Kenapa nggak lari ke rumah tetangga, atau ke jalan raya supaya bisa minta tolong orang? Ini namanya sih jurus ngumpanin diri sendiri!

2. Ketemu hantu atau pembunuh, malah diliatin balik.
Lagi adegan kejar-kejaran, tokoh utama dalam film tiba-tiba ketemu sama pembunuh atau hantunya. Biasanya yang sering ada di film horor, mereka liat-liatan dulu 2-5 detik terus si tokohnya baru teriak dan lari. Padahal kalau udah tahu dia bakal dikejar, ngapain deh pakai liat-liatan dulu. Coba kalau liat-liatannya lebih dari 5 detik, yang ada jadi naksir terus bukan film horor lagi dong jadinya.

3. Dikejar pembunuh lalu masuk lift, bukannya pencet tombol tutup pintu.
Sering banget adegan kejar-kejaran terjadi di gedung dan tokohnya lari ke lift. Yang bikin kesel, mereka jarang banget nunjukin mencet tombol tutup pintu. Mereka cuma pencet tombol lantainya. Gimana pintu liftnya nggak lama ketutupnya? Padahal jelas banget tombolnya ada buka dan tutup pintu. Ngeselin kan? Tapi sebenernya bego juga sih naik lift. Udah tau lift juga lama. Kenapa gak naik tangga darurat? Padahal kan udah sering dibilang, kalo dalam keadaan darurat jangan gunakan lift. Eh itu sih kalo kebakaran/gempa bumi ya?

4. Dikejar hantu atau pembunuh masuk kamar atau lemari terus dikunci.
Selain mencoba sembunyi di tempat yang jauh dari keramaian, tokoh-tokoh film ini sering justru mengunci diri di dalam tempat terpencil. Misalnya nih, dikejar-kejar zombie trus malah sembunyi di kamar terus dikunci. Padahal zombienya kan bisa masuk paksa atau dia bawa senjata. Terus tokoh utamanya cuma bisa komat-komit berharap zombienya nggak liat. Kenapa nggak lari ke luar rumah ajaaaa? Paling gak lebih luas gitu. Asal zombienya bukan yang tipe lari kan pasti menang lomba lari lawan zombie.

5. Selesai dikejar-kejar, masih penasaran.
Udah selesai main kejar-kejarannya, kayaknya pembunuhnya atau hantunya udah hilang. Santai dong jalannya. Eh, emang dasar kecentilan! Masih penasaran aja dan malah iseng liat-liat lagi kira-kira udah beneran ilang belum ya? Nah namanya juga film horor, maunya ngagetin penonton. Pas lagi celingak-celinguk, biasanya penjahatnya tiba-tiba muncul lagi dengan sound efek yang bisa bikin orang cepirit. Harusnya mah kalo udah lari ya lari aja, jangan nengok lagi ke belakang.

 6. Bunuhnya suka tanggung
Jadi katakanlah jagoannya akhirnya berhasil membunuh monsternya. Trus apa yang dilakukan si jagoan? Biasanya sih malah dideketin trus diliatin. Gak tau buat apa, mau dipretelin barang-barangnya kali. Nah di saat inilah biasanya si penjahat ternyata belum mati dan (lagi-lagi) bikin kaget penonton. Harusnya kalo penjahatnya kayaknya udah pingsan mah jangan tanggung-tanggung, tusuk aja 10 kali lagi di jantung dan kepala, pastiin dulu mati. Gimana sih.
Tapi ya namanya juga film horror sih. Kalo tokoh-tokohnya pinter kabur…ya gak jadi film horror dong. Palingan filmnya 5 menit selesai. Terkadang hal-hal nyebelin ini emang dibutuhin sih buat hiburan. Nah, kamu paling sebel kalo tokoh horror ngapain?